Konsep Kafe Mandiri yang Halalan Toyibah serta Menyehatkan
Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur (QS Al A'raf :5).
Reog dan Tradisi Nyadranan Desa Jogomerto Nganjuk
Reog satu karya leluhur yang memiliki nilai seni Tinggi. Siapa tak tahu seni ini, bahkan seni ini pernah menjadi polemik klaim budaya di negara tentangga. Reog sudah menjadi identitas kental Ponorogo dan Jawa Timur.
Surga di Pedalaman Dataran Tinggi Bukit Barisan
Bahkan terkepung oleh gugusan bukit barisan yang rapatpun, tak ada kata kelaparan. Adat mengatur masyarakatpun patuh. Swasembada pangan yang jauh dari kepunahan dan kepungan pupuk kimia. Arif dan lestari dalam setiap tapak langkah aturan adat istiadat desa.
Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten NganjuSurga di Pedalaman Bukit Barisan
Ibu-ibu menjadi aktor utama penggerak ekonomi di kawasan Minapolitan di Bendungan Badug.Basis bank protein air tawar dari daratan ini mengutamakan konsep pengembangan komoditas dari hulu ke hilir.
23 Februari 2019
Jajanan Rakyat, UKM Sederhana yang Menjanjikan
16 Februari 2019
Perempuan Bertumbuh Lewat Usaha Kelompok Kreatif Mikro Pedesaan
Sumber : Data pribadi
Foto Suharti semabari membawa produk unggulan KWTnya
Sumber: Data pribadi
Bagan Strategi untuk Makanan dan Minuman
Dalam empat elemen produk food and baverage yang diusung, KWT Melati Indah telah mewakili keseluruhan elemen. Highly Produktive agricultural and predictable yield diwujudkan dengan mensinergikan pola pemangkasan dan pemanenan. Strong SME support along the value chain diwujudkan dengan standart fermentasi dan pengolahan kakao dalam prodak olahan siap makan. Leading packaged food producer diwujudkan dengan pengemasan prodak yang sangat menarik dengan kemasan standing pouch dan label. Regional Food and beverage export hub diwujudkan dengan aktif mengikuti pameran dan ekpo produk sebagai usaha dari pemanfaatan akses domestik.
17 Juli 2017
Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten Nganjuk : Sentra Ekonomi Perikanan Kawasan Dataran Rendah
"Yang tidak makan ikan, saya tenggelamkan", Bintang Ikan, Susi Pudjiastuti, Mentri Kelautan dan Perikanan
15 Maret 2017
Coban Grojokan Sewu : Wisata Lokal Masyarakat di Atas Kepengurusan Perhutani
06 November 2016
Situs Wisata Sejarah Episode alam dan manusia penjaganya (Kebun Raya Bogor)
03 November 2016
Situs Wisata Sejarah Episode Stupa Sumberawan
21 Agustus 2016
PIMNAS 29 di IPB
Melihat prestis yang begitu kuat, pasti banyak yang bertanya mengenai kenapa Dan bagaimana pimnas diciptakan? Sekadar infomasi yang di dapat Dari paparan buku panduan pimnas 29 (2016) kemarin di IPB, awalnya pimnas dibentuk dengan visi "memperkaya wawasan Serta pengembangan ide antar mahasiswa seluruh indonesia". Sejak 1988 pimnas awal mulanya dinamai LKTI (lomba karya tulis iliah)Dan LKIP (lomba Karya Inovasi Prodak ) Dan telah diselenggarakan di 29 universitas Negri maupun swasta selama 29 tahun. LKTI Dan LKIP pada masanya lebih dikenal sebagai LKTM yang kemudian berubah menjadi PIMNAS pada 1990 yang di selenggarakan di IPB. PIMNAS inilah yang kemudian sangat mempengaruhi citra universitas karena ada harapan yang bisa dihasilkan Dari penyelenggaraan PIMNAS yakni untuk mencapai kesejahteraan Dan lahirnya ide dan gagasan bagi pembangunan bangsa(penulispun berharap begitu).
30 Juli 2016
Lokal dalam sensasi Global : Festival Budaya Kampung Tjelaket














