Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten Nganjuk

Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten Nganjuk
Ibu-ibu menjadi aktor utama penggerak ekonomi di kawasan Minapolitan di Bendungan Badug. Basis bank protein dari daratan ini memiliki konsep pengembangan ekonomi kawasan berbasis komoditas unggulan dari hulu ke hilir. Model yang tepat sebagai pola pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan daratan rendah.

Konsep Kafe Mandiri yang Halalan Toyibah serta Menyehatkan

Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur (QS Al A'raf :5).

Reog dan Tradisi Nyadranan Desa Jogomerto Nganjuk

Reog satu karya leluhur yang memiliki nilai seni Tinggi. Siapa tak tahu seni ini, bahkan seni ini pernah menjadi polemik klaim budaya di negara tentangga. Reog sudah menjadi identitas kental Ponorogo dan Jawa Timur.

Surga di Pedalaman Dataran Tinggi Bukit Barisan

Bahkan terkepung oleh gugusan bukit barisan yang rapatpun, tak ada kata kelaparan. Adat mengatur masyarakatpun patuh. Swasembada pangan yang jauh dari kepunahan dan kepungan pupuk kimia. Arif dan lestari dalam setiap tapak langkah aturan adat istiadat desa.

Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten NganjuSurga di Pedalaman Bukit Barisan

Ibu-ibu menjadi aktor utama penggerak ekonomi di kawasan Minapolitan di Bendungan Badug.Basis bank protein air tawar dari daratan ini mengutamakan konsep pengembangan komoditas dari hulu ke hilir.

Tampilkan postingan dengan label Produk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk. Tampilkan semua postingan

12 September 2021

Susu: sebuah tinjauan kebudayaan

Seperti yang kita ketahui susu merupakan elemen pelengkap yang penting bagi tubuh manusia. "4 sehat 5 sempurna" menempatkan susu pada posisi penting unsur nutrisi kebutuhan tubuh manusia. Saking pentingnya susu, minuman ini menjadi produk yang banyak dicari berbagai kalangan baik tua maupun muda.

Sejarah Susu

Domestikasi sapi sudah berlangsung sangat lama. Menurut catatan penelitian sejarah, pemerahan susu pertama dalam sejarah terjadi sekitar 8.000 SM di Mesopotamia. Saat itu, bangsa Sumeria sudah mulai menjinakkan sapi, dan mengolahnya jadi konsumsi, termasuk susu. Penelitian lain juga menyebut masa Mesir kuno, kisaran 3.000 SM, sebagai awal manusia mengonsumsi susu. Di era itu, sapi mulai dipelihara karena dianggap hewan suci.

Orang-orang Mesir membawa sapi suci dan mempersembahkannya pada Isis, dewi pertanian. Sapi juga diyakini sebagai dewi bernama Hathor, yang bertugas menjaga kesuburan tanah Mesir.

Temuan lain menyebut, di India kisaran tahun 2.000 SM, juga mulai muncul ketergantungan pada sapi dan produk susu.

Ini karena peradaban Veda yang memerintah India Utara sekitar tahun 1.750 SM sampai sekitar 500 SM, menjalankan ajaran Weda, di mana sapi dianggap sebagai hewan suci. Masyarakat pun menjadikan susunya sebagai konsumsi.

Penelitian paling mutakhir adalah bukti awal adanya sapi perah di Inggris Neolitik sekitar 4.000 SM.

Lewat sejumlah kajian, para ilmuwan menemukan bahwa petani Neolitik di Inggris dan Eropa Utara, diduga jadi yang pertama kali memerah susu untuk konsumsi.

Panuli Milk

Sebagai salah satu produk andalan kami, Panuli Hijau Berdaya, melalui salah satu unit usaha kami Panuli Farm dan Pawon Omah Panuli telah merilis susu segar sapi perah rakyat yang kami beri beri nama Panuli Milk.

Selayang Pandang

Panuli Nomad Farm adalah suatu gerakan alternatif yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup dan kebudayaan leluhur dengan mempraktikkan cara hidup selaras alam.

Misi kami yaitu "Berbagi dari kebun hingga dapur. Berpindah-pindah dari Pulau ke Pulau."

Panuli Nomad Farm membuat, menghimpun, mengelola, dan menyebarluaskan produk pengetahuan mengenai pertanian organik, agroekologi, biodinamik, dan pengelolaan lingkungan berbasis bentang alam dan bentang kehidupan termasuk ragam penghidupan berkelanjutan di pedesaan melalui channel youtube ini.

Instagram:
@gusipul
@annise_sri
@panulihijau

Facebook:
Panuli Hijau Berdaya

Fanpage:
@panulihijauberdaya
@panulifarm

Share on

Twitter Linkedin Instagram Facebook

Find Me